Detail Infografis

image
  • Dibuat Oleh Admin
  • 14-Jun-2023 03:44

Hubungan Antara Jumlah Guru dengan Jumlah Siswa PAUD, SD dan SMP di Kabupaten Madiun

          Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun terkait Jumlah Guru dan Jumlah Siswa menurut Kecamatan Tahun 2022 diketahui bahwa secara jumlah guru terbanyak ada pada jenjang SD yaitu sebesar 3.032 Guru. Jumlah guru SD paling banyak terdapat pada Kecamatan Saradan yaitu sebesar 328 Guru, sedangkan jumlah guru SD paling sedikit ada pada Kecamatan Sawahan yaitu sebesar 105 Guru. Sama halnya dengan guru, secara jumlah siswa terbanyak juga pada jenjang SD yaitu sebesar 37.555 Siswa. Kecamatan Saradan dan Kecamatan Sawahan masing-masing merupakan Kecamtan paling banyak dan paling sedikit dalam hal jumlah siswa yang ada di Kabupaten Madiun masing-masing sebanyak 4.559 Siswa dan 899 Siswa.

          Dari karakteristik data tersebut muncul sebuah dugaan bahwa ada hubungan antara jumlah guru dengan jumlah siswa yang ada di Kabupaten Madiun. Untuk mengetahui hal tersebut dilakukan analisis data dengan menggunakan metode uji korelasi terhadap 2 variabel tersebut. Diperoleh hasil analisis data pada masing-masing jenjang pendidikan sebagai berikut:

Jenjang PAUD

          Dengan menggunakan uji korelasi pearson yang dihitung dengan bantuan MINITAB diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,872. Nilai tersebut memiliki arti bahwa terdapat hubungan positif antara Jumlah Guru PAUD dengan Jumlah Siswa PAUD. Hal tersebut terlihat juga pada diagram scatterplot dibawah ini.

          Berdasarkan diagram scatterplot diatas menunjukan trend positif antara Jumlah Guru PAUD dengan Jumlah Siswa PAUD, yang artinya bahwa peningkatan jumlah siswa PAUD berbanding lurus dengan peningkatan jumlah guru PAUD. Selain itu berdasarkan kuadran di atas dapat dilihat bahwa terdapat 2 Kecamatan yang memiliki jumlah siswa PAUD di atas rata-rata namun memiliki jumlah guru PAUD yang dibawah rata-rata, yaitu Kecamatan Pilangkenceng dan Dagangan.

Jenjang SD

          Dengan menggunakan uji korelasi pearson yang dihitung dengan bantuan MINITAB diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,865. Nilai tersebut memiliki arti bahwa terdapat hubungan positif antara Jumlah Guru SD dengan Jumlah Siswa SD. Hal tersebut terlihat juga pada diagram scatterplot dibawah ini.

          Berdasarkan diagram scatterplot diatas menunjukan trend positif antara Jumlah Guru SD dengan Jumlah Siswa SD, yang artinya bahwa peningkatan jumlah siswa SD berbanding lurus dengan peningkatan jumlah guru SD. Selain itu berdasarkan kuadran di atas dapat dilihat bahwa terdapat 2 Kecamatan yang memiliki jumlah guru SD di atas rata-rata namun memiliki jumlah siswa SD yang dibawah rata-rata, yaitu Kecamatan Kebonsari dan Dagangan.

Jenjang SMP

          Dengan menggunakan uji korelasi pearson yang dihitung dengan bantuan MINITAB diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,954. Nilai tersebut memiliki arti bahwa terdapat hubungan positif antara Jumlah Guru SMP dengan Jumlah Siswa SMP. Hal tersebut terlihat juga pada diagram scatterplot dibawah ini.

          Berdasarkan diagram scatterplot diatas menunjukan trend positif antara Jumlah Guru SMP dengan Jumlah Siswa SMP, yang artinya bahwa peningkatan jumlah siswa SMP berbanding lurus dengan peningkatan jumlah guru SMP. Selain itu berdasarkan kuadran di atas dapat dilihat bahwa Kecamatan Dagangan memiliki jumlah guru SMP yang di atas rata-rata namun memiliki jumlah siswa SMP yang di bawah rata-rata.

          Berdasarkan Analisa di atas dapat disimpulkan bahwa Jumlah Guru untuk masing-masing jenjang pendidikan yakni PAUD, SD dan SMP memiliki hubungan positif dengan Jumlah Siswa pada jenjang pendidikan yang bersesuaian. Maknanya bahwa setiap ada peningkatan jumlah siswa harus diimbangi dengan penambahan jumlah guru agar pembelajaran dapat berjalan secara efektif.