Indeks Pembangunan Gender (IPG) merupakan salah satu indikator hasil pengembangan dari penghitungan IPM. Tujuan penghitungan IPG adalah untuk mengetahui seberapa jauh pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah, berimplikasi kepada pembangunan perempuan. Metodologi dalam penghitungan IPG, umur harapan hidup yang dihitung dibedakan menurut jenis kelamin termasuk angka harapan sekolah dan rata-rata lama. Demikian pula, pengeluaran per kapita per tahun juga membandingkan pengeluaran yang dilakukan oleh perempuan dan laki-laki. Seluruh indikator yang sudah dipisahkan menurut jenis kelaminnya, akan diperoleh IPM laki-laki dan IPM perempuan. IPG merupakan perbandingan IPM perempuan terhadap IPM laki-laki
Indeks Pembangunan Gender Kabupaten Madiun Tahun 2018-2022
|
URAIAN |
TAHUN 2018 |
TAHUN |
TAHUN |
TAHUN |
|
TAHUN 2022 |
|
|
TARGET |
REALISASI |
Capaian |
|||||
|
Indeks Pembangunan Gender (IPG) |
91,13 |
91,81 |
91,79 |
91,77 |
91,80 |
92,14 |
100,37 |
Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa secara rata-rata IPG di Kabupaten Madiun sebesar 91,728. Selama periode Tahun 2018-2022 Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Madiun menunjukan trend yang positif. Rata-rata persentase peningkatan setiap tahunnya sebesar 0,48%. Indeks Pembangunan Manusia Tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar 1,94% dari Tahun 2018.